Keren nih Teh udah selesai aja ceritanya... kulihat secara keseluruhan dari awal sampai akhir, tulisaanya sudah rapi. beberapa typo masih ada sih seperti silliwangi dua L, Aakhirnya dua A, Silmuan pasti maksudnya siluman.
aku jadi tahu latar belakang gua gunung sungging itu apa. hehe.
oh ya, aku selalu suka bagaimana Teh Slepi membuat dialog, menuliskan ekspressi si pedialog dengan ekspressif sekali.
misalnya “Apa maksudmu Ki Buyut Kalibrata?!” Prabu Siliwangi bediri terkejut. Matanya merah menyala. keren kan.
Menarik ceritanya..
BalasHapusKeren nih Teh udah selesai aja ceritanya... kulihat secara keseluruhan dari awal sampai akhir, tulisaanya sudah rapi. beberapa typo masih ada sih seperti silliwangi dua L, Aakhirnya dua A, Silmuan pasti maksudnya siluman.
BalasHapusaku jadi tahu latar belakang gua gunung sungging itu apa. hehe.
oh ya, aku selalu suka bagaimana Teh Slepi membuat dialog, menuliskan ekspressi si pedialog dengan ekspressif sekali.
misalnya “Apa maksudmu Ki Buyut Kalibrata?!” Prabu Siliwangi bediri terkejut. Matanya merah menyala. keren kan.
Seru teh pembawaan ceritanya.